Kesehatan

Ibu Baru Mudah Jadi Pelupa, Ikuti 3 Tips Ini

Banyak ibu baru yang mendadak jadi pelupa. Anda pergi ke sebuah ruangan untuk mengambil sesuatu, dan ketika Anda masuk, Anda lupa apa yang Anda inginkan. Hal ini tentu tidak nyaman saat mencoba mengingat apa yang sebenarnya ingin kita lakukan.

Salahkan hormon dan perubahan gaya hidup yang tiba-tiba yang memicu kelupaan pada ibu baru. Juga, tanggung jawab tambahan untuk menangani bayi yang baru lahir dan memenuhi semua kebutuhannya dan menyulap banyak hal pada saat yang sama dapat membuat Anda semakin pelupa.

Tidak hanya itu, dalam beberapa kasus, ibu baru bahkan mungkin lupa nama anggota keluarga mereka, dan/atau mencampuradukkan nama. Kemampuan mengingat mereka mungkin melambat dan memori tampaknya telah menjadi tua dan lemah. Ini dapat menyebabkan iritasi dan agresi. Anda mungkin membentak orang karena tidak melakukan tugas, namun, pada kenyataannya, Anda mungkin bahkan tidak meminta mereka untuk melakukannya. Atau Anda mungkin merasa bingung atau perasaan aneh mungkin menguasai Anda. Ini mungkin berlanjut selama berminggu-minggu, atau berbulan-bulan, pasca melahirkan tergantung pada jenis gaya hidup yang diikuti.

Namun, semua ini biasa terjadi dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Mengikuti gaya hidup sehat, tidak banyak stres, makan makanan seimbang dan menjaga diri Anda terhidrasi setiap saat, dapat membantu meringankan gejala.

Tetapi, jika kelupaan membebani kehidupan sehari-hari Anda dan Anda tidak dapat melakukan tugas sehari-hari, selalu disarankan untuk mencari bantuan dari dokter Anda. Namun, jika gejalanya ringan, berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa membantu, seperti dilansir dari laman Pinkvilla.

1. Setel pengingat untuk semuanya

Baik itu mengisi tangki air Anda setiap malam atau minum obat tepat waktu, atur pengingat untuk setiap tugas yang harus Anda lakukan. Anda dapat melakukan hal pertama ini di pagi hari setiap hari, atau dapat menjadwalkannya selama beberapa hari, sesuai dengan kebutuhan Anda.

2. Aktif secara fisik

Kelupaan mungkin berdampak pada kesehatan Anda, dan Anda mungkin merasa kehilangan motivasi untuk melakukan tugas sehari-hari. Tetapi pastikan Anda tetap aktif dan jangan biarkan perasaan menguasai Anda. Aktivitas fisik, saran dokter, akan membantu Anda melewati fase tersebut.

3. Jangan menyalahkan diri sendiri karena melewatkan banyak hal

Jika Anda lupa mengatur pengingat atau melakukan hal-hal tertentu, jangan salahkan diri Anda untuk itu. Beri diri Anda kebebasan untuk membuat kesalahan, terlebih lagi karena Anda sedang melalui fase sulit dalam hidup Anda. Mintalah bantuan anggota keluarga Anda, dan jangan pernah merasa malu untuk mendapatkan bantuan. Percayalah bahwa ini juga akan berlalu. Tetap tenang, bahagia, dan, yang paling penting, sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.