Somasi Tak Direspon, Mandala Shoji dan Istri Resmi Layangkan Gugatan ke Pihak Hotel yang Mengusirnya

Artis Mandala Shoji dan sang istri, Marindha Denova Safriana resmi menggugat pihak hotel di Pontianak yang mengusir paksanya. Sebelumnya, Mandala Shoji mengaku telah melakukan rundingan dengan pengacaranya untuk memberikan somasi ke pihak hotel yang mengusirnya. Namun, somasi yang dilayangkan pihak Mandala Shoji ternyata tidak direspon sama sekali oleh pihak hotel dan tidak ada permintaan maaf.

"Jadi kemarin kita sempet rundingan juga sama keluarga ya kan sama tim pengacara juga akirnya kita memutuskan kemarin somasi ya," kata Mandala Shoji, mengutip YouTube Intens Ivestigasi , Rabu (10/1/2024). "Dan somasi ternyata tidak sama sekali tidak ada tanggapan tidak ada respon Ya kan eh permintaan maaf pun engak ya," tambah Mandala Menurut Mandala Shoji, hal yang dialaminya bersama sang Istri adalah pelecehan hak konsumen.

"Ya pelecehan hak seorang konsumen ya yang seharusnya mendapatkan pelayanan yang maksimal amanan keamanan tapi ternyata ee dinodai begitu saja gitu," kata Mandala. Oleh karena itu, Mandala dan sang Istri sepakat mengajukan gugatan kepada pihak hotel yang melecehkannya tersebut. Somasi Tak Direspon, Mandala Shoji dan Istri Resmi Layangkan Gugatan ke Pihak Hotel yang Mengusirnya

Somasi Tak Direspons Pihak Hotel yang Sempat Mengusirnya, Istri Mandala Shoji: Itu Zalim Banget Mandala Shoji & Istri Resmi Gugat Hotel di Pontianak Usai Dipermalukan & Diusir, Somasi Tak Direspon 50 SOAL Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Ulangan/Ujian Semester 2 Kurikulum Merdeka 2024 & Kunci Jawaban Halaman 4

Mandala Shoji Ogah Damai dengan Pihak Hotel yang Mengusirnya Kini Ajukan Gugatan, Sidang 22 Januari Sosok Mandala Shoji, Pernah Diusir Paksa dari Hotel, Kini Resmi Layangkan Gugatan Mandala Shoji Layangkan Gugatan usai Somasinya Tak Digubris Hotel Tulip Pontianak

Mandala Shoji Sebut Pihak Hotel yang Sempat Mengusirnya secara Paksa Tetap Merasa Tak Bersalah "Ya itu makanya kami sepakat untuk melayangkan gugatan ya karena somasi masih enggak ditandemin memang harus ada gugatan," tegas Mandala. Lebih lanjut Marindha pun menambahkan jika gugatan yang dilayangkan karena melihat respon pihak hotel yang merasa bersalah.

Marindha pun mengaskan jika pihak hotel yang mengusirnya dengan suami telah keterlaluan dan mendzolimi konsumen. "Iya jadi kita lanjutkan karena sepertinya mereka tidak merasa bersalah ya saya sudah menzolimi konsumen tapi kok enggak merasa bersalah itu kan keterlaluan ya," tandas Marindha. Mandala Shoji juga mengungkapkan jika pihak hotel tidak merasa bersalah dan merasa benar, padahal dengan jelas telah mengusir tamu mereka.

Terlebih dengan tindakan sewenang wenang mengambil barang miliknya dan sang istri tanpa izin. "Mereka enggak merasa bersalah sama sekali, bahkan ada nformasi dari salah satu asosiasi bahwa Mereka bilang mereka tidak bersalah dan mereka tidak mengakui itu." "Mereka merasa benar yang kita tanyakan adalah benar dari mana gitu loh anda mengusir seseorang yang sudah jelas jelas menginap di situ dan mengambil barang barangnya ya kan tanpa seizin ya dari kamarnya," terang Mandala Shoji.

Meluapnya kekecewaan dan kerugian yang dialaminya dengan sang istri, maka secara resmi Mandala Shoji pun menggunggat pihak hotel. Ya kan sebenarnya mudah memberikan servis yang baik seperti konsumen pada umumnya tapi malah melakukan hal seperti itu, ini yang membuat kita akhirnya melanjutkan gugatan kita untuk sampai ke e tahap berikutnya" tegas Mandala. Berbekal pengalaman buruknya itu, Mandala pun mengingatkan kepada seluruh konsumen akan haknya.

"Ya jadi ini mungkin pengalaman buat semua konsumen ya jangan sampai terjadi sama seperti kita ya minimal konsumen itu harus dilindungi." "Ya kan dijaga tolong dong perlindungan konsumen dilindungin dong konsumen kita punya hak ya karena kita membayar di situ ya kan kita harusnya punya hak untuk dilindungi dijaga dibuat nyaman sesuai dan kesekapatan," tutur Mandala. Sang artis pun juga menyampaikan pesan kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) agar menertibkan anggotannya yang tidak bisa melindungi hak konsumen.

"Mungkin PHRI ya ditertibin tuh anggotanya harusnya berlaku adil dan lebih perhatian kepada anggotanya kalau misalkan ada anggotanya seperti ini kasihan PHR nya ya kan citranya yang selama ini bagus menjadi jelek kalau misalkan punya anggota seperti ini," beber Mandala. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *